Insight, Jalan-jalan

Travel…

21 April 2009
Hari Kartini ya? Selamat untuk para wanita Indonesia! Beruntung bangsa kita punya Hari Kartini, setiap tahun ada hari di mana kita diingatkan untuk mengevaluasi diri, sudah sejauh mana kita mengenal pakaian-pakaian adat kita. Halah. Mentang-mentang tiap 21 April untuk anak-anak kecil diadakan lomba busana adat daerah… Tapi bukan itu intinya. Saia yakin Anda semua sudah paham 😀
Sore ini berangkat ke Jakarta pakai travel, berusaha mengejar pesawat ke Riau yang berangkat jam 7 pagi. Artinya, jam 6 adalah batas waktu check in. Keburu gak ya? Di Jogja cuma ada dua biro travel yang bersedia berangkat sore (bukan malam) supaya orang-orang macam diriku bisa sampai tujuan tepat waktu, yaitu ******** dan ** *****.
Sebenarnya hampir saja batal berangkat, karena sampai jam 1 siang hari ini baru dua orang penumpang. Untuk berangkat, minimal ada tiga penumpang. Syukurlah, jam 1.30 dipastikan aku berangkat…
Penumpang satu, seorang ibu yang duduk di sebelahku, ingin mengunjungi saudaranya yang sakit jantung. Kebetulan ibu ini “rame” senang sekali bercerita, jadi aku tidak merasa kesepian. Jadi, iparnya sudah tiga bulanan dirawat, gara-gara penyakit jantung yang terkomplikasi menjadi trio: jantung-hati-ginjal. Konon di masa mudanya, si pasien memiliki temperamen yang meledak-ledak, suka merokok. Bhhh… Jangan ditiru lah.
Penumpang kedua, seorang pemuda yang baru lulus SMK. “Ke Cijantung, mau cari kerja” katanya. “Jadi tentara” Wow, bagus untukmu.
Supirnya, seperti supir travel pada umumnya, marmos. Diajak ngobrol, menggumam. Ditanyai, dijawab dengan kasar. Saia yakin tidak semua seperti itu, tapi kebetulan saja tiap kali naik travel dapat supir yang demikian 😀
Sekitar jam 8-an, di daerah Karanganyar, Kebumen, aku melihat kerumunan orang di tepi jalan. Astaga, ada kecelakaan. Dua pengendara motor (sepertinya) tewas di tempat. Bukan pemandangan yang menyenangkan. Apa mereka tahu bahwa malam itu akan menjadi saat-saat terakhir mereka? Mungkin saja mereka Cuma dua pemuda yang pergi ke warung, tanpa menyadari apa pun, dan kini jiwa mereka telah bertualang ke alam lain… Aku berusaha tetap tenang.
22 April 2009
Dini hari, macet di Subang, Jawa Barat. Waduh, kukira bakal telat sampai bandara. Aku berdoa.
Jam 5 pagi baru masuk tol Cikampek. Jam 5.30 masih di tol. Astaga. Aku sudah mulai panik, mana pada jam yang sama si supir membawa mobil menepi. Merokok. Tidaaak!!!
Jam 5.45, sudah mulai masuk jalan ke Halim. Syukurlah.
Jam 6. Check in. pas banget.
Jam 7. Terbang 😀

Advertisements
Standard

One thought on “Travel…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s