Indonesiana

KKN #4: Hercules Lokal

Bicara kekuatan, kami yang anak kota jelas kalah dibanding penduduk desa yang maha perkasa itu…
Dilihat dari pola hidup dan pekerjaan sehari-hari yang jauh berbeda semakin menegaskan, di ranah kekuatan fisik, apalah kami ini…

Pertamah: kaki-kaki mereka terlatih berjalan jauh di medan jalan yang naudzubillah. Jalan menanjak atau menurun sekian kilometer apalah artinya. Itu pun dibarengi membawa beban yang juga berat. Rasanya status sebagai seorang pendaki gunung amatiran tidaklah bisa dipamerkan di sini 😀

Keduah: kebiasaan membawa barang-barang berat! Mulai dari rumput gajah buat pakan ternak yang beratnya hampir seberat bleduk (anak gajah-red) sampai kayu bakar yang beratnya sekuintal agak melebih-lebihkan sih. Prestasi terbaru mereka, mengangkut baja profil untuk jembatan yang berat tiap batangnya 220 Kg, diangkut manual! Manual di sini berarti dipikul rame-rame, menuju dusun mereka yang jarak tempuhnya bagi orang awam seperti kami sekitar satu jam jalan kaki. Bayangkan itu!

Ketigah: rasanya dua saja sudah cukup…

Advertisements
Standard

2 thoughts on “KKN #4: Hercules Lokal

  1. decy says:

    wow…. berat bgt ya tiggal digunung. Bener2 kuat2 deh…. decy jadi kepikir klo latihan tkd di gunung mungkin menantang bgt deh…. hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s