paddling to the stars!

Antara Sesal dan Syukur

with 9 comments

Kenapa aku ikut pramuka? Kenapa aku aktif di racana, sampai-sampai “nyaris” mengorbankan kuliah (padahal sih enggak)?
Kenapa?

Written by tiyok

9 February,2008 at 23:49

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Well, sebagai orang yang juga pernah duduk di jabatan yang sama, aku juga akan berpikir jawabannya. Menyesalkah aku menunda kelulusanku?
    Pffuhhh,, many things happened.. Banyak pilihan, dan telah kupilih jalan itu. That is faith that I believe in. Bagiku, semua ada saatnya. Ada saatnya di sana, ada saatnya di sini. I keep moving on, dan sekarang..
    Time to fly!

    rahmawati

    10 February,2008 at 13:49

  2. mengorbankan kuliah kuwi lak alasan tho yok wakakakak
    sing jelas apapun itu wis mesti enjoe wae, tak ada yang perlu dikorbankan.. tak ada pengorbanan yang tak perlu

    masliliks

    11 February,2008 at 17:38

  3. keep fight, yok!!
    bener bgt! g ada pengorbanan yang g berarti. semua pasti akan ada hasilnya. pasti akan ada manfaatnya
    semua akan indah pada saatnya..

    berfikirlah apa2 yang kamu syukuri
    abaikan apa2 yang kamu takutkan

    be maksimal! kerjakan amanah yang diberikan dengan baik. jangan setengah2.

    tapi, emang masa2 terakhir studi di jurusan kita butuh konsentrasi maksimal seeh.. tapi harus tetep semangat ya yok!! laa tahzan!!

    keep smile

    presty larasati

    21 February,2008 at 10:52

  4. ada yang kita dapat dan ada pula yang tidak kita dapatkan itulah hidup semua tentang memilih dan dipilih, bersyukurlah kita karena terpilih untuk menentukan jalan kita sendiri, sesungguhnya ngga ada yang tersia-sia dihidup ini kecuali orang yang tidak pernah belajar dari pengalaman, orang yang tidak pernah belajar bersyukur, tidak pernah memahami bahwa semua yang kita jalani ini adalah rahasia sang pembuat kehidupan, dan sangat sia-sia apabila apa yang kita raih apa yang kita punya tidak kita manfaatkan sebaik-baiknya, aku pernah gagal dan semua orang pernah gagal tapi justru itulah yang membuat kita semakin kuat dan tau akan arti kehidupan.

    Keep do the best
    The force be with u

    susiloharjo

    25 February,2008 at 13:48

  5. @semua
    Yah, pilihan kita membawa ke jalan hidup ini. Tenang aja, takkan ada yang sia-sia, asal kita bisa jalani dengan bahagia dan belajar dari semuanya. Hehehe…

    @masliliks
    Ah, ya po? Mas kan dapat “sesuatu” dari racana. Huuh :p

    tiyokpras

    25 February,2008 at 21:35

  6. we..he..he..
    sama2 yok…aku juga kecanduan tingkat akut dg Aktivitas “Tunas Kelapa”…Hampir semua kudapat disini..hanya memang ada sisi buruk juga..Arogansi yang akhirnya membuat kita jadi berudu besar yang tak segera bermetamorfosis mrnjadi katak..
    sekarang baru aku sadar..kemana saja aku 4 tahun kemarin…??
    Yaa..akhirnya segera bangkit saja..dan tetap yakin bahwa ada rahasia Allah yang lebih besar…
    Yang saat ini bisa menghibur hanya fakta bahwa ada teman2 yang lulus dulu tapi belum kerja atau ketika bertemu adik2 binaan dan dengan riangnya mereka memanggil ” Pak Cii..iikk..!!!”

    galih setyo p

    24 May,2008 at 00:47

  7. @ galih
    Iya he mas… Padahal mestinya sebagai “aktivis” kita menerapkan perilaku baik dari berjibun pelajaran moral yang kita dapatkan. Aku juga kadang mikir begitu, ke mana aja empat tahun kemarin? Tapi alhamdulillah kehidupan kampusku dengan aktivitas “lain” di gelanggang lumayan seimbang. Yah, 40:60 lah. Hehehehe…

    Ayo, ndang lulus sampeyan!

    tiyokpras

    25 May,2008 at 22:07

  8. hmm,,
    yakin akan bermanfaat nanti nya,,

    nggak ada yang sia2 ketika kita ngelepas sesuatu,, pasti akan aka gantinya

    ^o^v

    antin

    22 September,2008 at 10:21

  9. @antin
    InsyaAllah ada gantinya…

    tiyokpras

    24 September,2008 at 14:33


Leave a Reply